Muzuro's Blog

Abstrak Penelitian

Posted on: September 20, 2010

PENGGUNAAN GAYA BERAT MIKRO 4D
UNTUK IDENTIFIKASI AIR INJEKSI PADA
RESERVOAR MINYAK

Studi Kasus : Lapangan Minyak “X”
Oleh:
Muhammad Zuhdi

Abstrak

Anomali gayaberat mikro 4D dengan waktu sebagai dimensi ke 4 merupakan anomali berdasarkan beda nilai anomali tiap stasion dalam selang waktu tertentu. Telah dilakukan penelitian dengan mengaplikasikan metoda gayaberat mikro 4D untuk memantau air injeksi pada reservoar minyak .
Sebuah model anomali gayaberat dibuat untuk mengetahui panjang gelombang respon dari air injeksi pada kedalaman reservoar. Respon menunjukkan anomali model tersebut memiliki panjang gelombang sekitar 200m. Filtering dengan panjang gelombang ini dilakukan terhadap data lapangan dengan tujuan untuk memisahkan efek dangkal.
Model anomali gayaberat 2D kemudian dibuat sebagai interpretasi anomali gayaberat di lapangan. Hasil anomali gayaberat 4D tersebut menunjukkan bahwa penyebab anomali berasal dari turunnya muka air tanah, air injeksi pada reservoar dan kebocoran air pada pipa diatas reservoar.

Kata Kunci : Reservoar, Gaya Berat 4D, Air Injeksi

THE USING OF 4D MICRO GRAVITY TO IDENTIFY
INJECTION WATER ON OIL RESERVOIR

Case Study: “X” Oil Field
By:
Muhammad Zuhdi

Abstract

Four Dimension Gravity Method is extended Gravity Method with time as forth dimension. The specific method is measuring gravity successively to identify underground dynamics. Research of applying 4D micro gravity method has been done to identify water injection in oil reservoir.
An anomaly model has been made to understand wave length of 4D gravity anomaly due to reservoir injection. Model shows that its response has 200 meter wave length. Filtering of field anomaly has been done with this wave length to reduce near surface anomaly.
Two dimension gravity anomaly model is then made to interpret field gravity anomaly. The yields shows that total 4D gravity anomaly is caused by water table change, water injection and pipe leaking water above reservoir

Keywords: 4D micro gravity, water injection, reservoir
PEMBUATAN MODEL KOMPUTER
UNTUK PEMETAAN ZONA RAWAN BENCANA TSUNAMI
DI PULAU LOMBOK DAN PULAU-PULAU SEKITARNYA

Oleh:
Muhammad Zuhdi, S.Si., M.T.
Teguh Ardianto, M.Si
Joni Rokhmat, M.Si

ABSTRAK
Pulau Lombok memiliki potensi terjadinya gempa yang mengakibatkan terjadinya gelombang tsunami. Ada dua zona yang dapat mengakibatkan gempa semacam ini yaitu di bagian selatan Pulau Lombok yang dapat terjadi akibat aktivitas zona subduksi dan di utara Pulau Lombok yang dapat terjadi di zona back arc thrust.
Peta Zona Rawan bencana gelombang tsunami dibuat berdasarkan perambatan gelombang tsunami yang di hasilkan oleh 2 model pembangkitan gelombang tsunami. Model 1 didasarkan pada gempa tektonik dangkal yang menyebabkan sesar vertikal dengan stratighraphic throw yang bernilai 1,5 meter dan model 2 didasarkan pada gempa tektonik dangkal yang menyebabkan sesar vertikal dengan stratighraphic throw yang bernilai 1,0 meter
Dari pemodelan perambatan gelombang tsunami, Zona Utama Rawan Tsunami terdiri dari 2 tempat yaitu pantai-pantai bagian selatan Pulau Lombok dan pantai-pantai bagian utara. Bagian selatan Pulau Lombok adalah bagian paling rawan terhadap gelombang tsunami, karena Zona ini terletak pada zona subduksi yang sangat berpotensi menghasilkan gempa besar. Bagian utara juga berpotensi terjadinya terjangan gelombang tsunami, akan tetapi kemungkinannya lebih kecil dari bagian selatan Pulau Lombok. Zona back arc thrust biasanya tidak menghasilkan gempa terlalu kuat.

COMPUTER MODELLING TO PRODUCE PROBABLE TSUNAMI DANGER ZONE OF LOMBOK ISLAND AND VICINITY

By:
Muhammad Zuhdi, S.Si., M.T.
Teguh Ardianto, M.Si
Joni Rokhmat, M.Si

ABSTRACT
Lombok Island is one of the most probable area wich can be attack by huge tsunami wave. Tsunami wave generated by shallow earthquake wich make vertical fault in the bottom of the sea. There are two possible spot wich can made such earthquake i.e. on the southern part (on subduction zone) and on the northen part (on back arc thrust zone) of Lombok Island.
Dangereous area maps can be made based on two tsunami wave models wich generated by shallow earthquake on those spots. First Model is based on tectonic shallow earthquake wich has 1.5 meters stratigraphic throw and the second model is based on tectonic shallow earthquake wich has 1.0 meters stratigraphic throw. The length of each fault nearly 56 kilometers.
Model shows that there are two most dangereous tsunami attack zone i.e. southern sea shore and nothern sea shore of Lombok Island. Southern zone are sea shores wich parallel with vertical fault and northern zone are sea shores wich parallel with vertical fault. Southern zone is the most dangereous tsunami zone due to subduction zone wich probable to generate huge earthquake. Northern zone is also dangereous tsunami zone due to back arc thrust zone wich probable to generate vertical fault earthquake. The probalility of Southern part is larger than the southern one.

DESAIN INSTRUMEN ELEKTRONIK UNTUK MENGUKUR GRAVITASI MUTLAK
DENGAN PRINSIP BANDUL MATEMATIS
Oleh:
Muhammad Zuhdi
Bakti Sukrisna

ABSTRAK
Bandul matematis telah lama digunakan untuk mengukur nilai gravitasi mutlak di suatu titik dipermukaan bumi. Pengukuran ini didasarkan pada perubahan perioda ayunan bandul matematis terhadap panjang talinya.
Pengukuran gravitasi mutlak dengan bandul matematis dapat dilakukan dengan teliti jika pengukuran waktu juga sangat teliti. Penggunaan detektor infra red dalam penghitungan waktu dapat mempertinggi tingkat ketelitian pengukuran gravitasi mutlak.
Telah dirancang, dibuat dan di uji coba sebuah bandul matematis dengan detektor infra red. Hasil rancangan dan perakitan bandul matematis ini kemudian di uji coba untuk mengukur nilai gravitasi mutlak di Lab Fisika Dasar Universitas Mataram.
Hasil uji coba menunjukkan bahwa bandul matematis dapat dipakai sebagai alat ukur gravitasi mutlak yang efisien, murah dan portable.

DESIGNING ELECTRONIC INSTRUMENT
TO MEASURE ABSOLUTE GRAVITY
WITH SWING PRINCIPLES

By:
Muhammad Zuhdi
Bakti Sukrisna

ABSTRACT
Swing principle has been used for long time ago to measure absolute gravity acceleration of the earth. The measurement is based on period of swing oscillation as a function of swing’s string length.
Precision of the gravity measurement is depend on the precision of time (period) measurement. The more precise the time, the more precise the gravity.
The Swing has been designed, constructed and used to measure the absolute gravity acceleration. It has been used to measure absolute gravity in the Fundamental Physics Laboratory of Mataram University.
Trial of the instrument shows that the Swing is easily used, cheap and portable. It become the new instrument available to measure absolute gravity acceleration.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Kategori

%d blogger menyukai ini: